Perang di Gaza 2 Negara Ini Ternyata Banyak Pasok Senjata

Perang di Gaza Ternyata menurut laporan terdapat dua negara yang banyak membantu Israel dalam hal persenjataan.

Perang di Gaza Informasi tersebut muncuk di tengah meningkatnya tekanan internasional untuk menghentikan pasokan senjata ke Tel Aviv di tengah perang genosida di Gaza.

Menurut laporan tahunan yang diterbitkan pada bulan

Maret oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI), 69 persen akuisisi senjata Israel pada tahun 2023 bersumber dari perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS).

“Pada akhir tahun 2023, pengiriman senjata besar

yang tertunda ke Israel termasuk 61 pesawat tempur dari AS dan 4 kapal selam dari Jerman,” tambahnya.

SIPRI juga menyebut penjualan jet tempur oleh AS ke

Israel dalam beberapa dekade terakhir telah memainkan peran besar dalam aksi militer Israel melawan Hamas dan Hizbullah.

Selain itu, menurut The Times of Israel, semua pesawat

berawak Angkatan Udara Israel saat ini adalah buatan AS kecuali satu helikopter yang dibuat oleh Airbus Helicopters Perancis.

Surat kabar Israel itu juga melaporkan bahwa Israel

sangat bergantung pada negara lain untuk banyak

komponen pesawat tempur, helikopter, kapal perang, dan kapal selamnya, termasuk pada Inggris, Kanada, dan Belanda.

Menurut laporan yang diterbitkan pada bulan

Februari lalu oleh Kampanye Menentang Perdagangan Senjata, menyebutkan 15 persen dari setiap F35 yang digunakan Israel untuk membombardir Gaza dibuat oleh industri Inggris.

Selain itu, menteri pertahanan Inggris mengakui

pada bulan Februari bahwa sembilan pesawat militer Israel telah mendarat dan lepas landas di Inggris sejak 7 Oktober.

Update Korban di Gaza Palestina


Setidaknya 32.414 warga Palestina telah tewas dalam

serangan Israel di Jalur Gaza sejak Oktober lalu, kata Kementerian Kesehatan Palestina, Selasa (26/3/2024).

Sebuah pernyataan kementerian itu juga mengatakan bahwa 74.787 warga Palestina lainnya juga terluka dalam serangan gencar tersebut, mengutip Anadolu Agency.

Baca Berita Lainnya :

MRT Jakarta Angkut 102 Juta Lebih Penumpang selama 5 Tahun Operasi

“Serangan Israel menewaskan sedikitnya 81 orang dan melukai 93 lainnya dalam 24 jam terakhir,” kata kementerian itu.

“Banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan dan tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” tambahnya.

Sementara itu perang Israel, yang kini memasuki hari ke-172,

telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

By mimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *